Isnin, 9 September 2019


Relaxation technique

From Wikipedia, the free encyclopedia
Relaxation technique
Intervention
ICD-9-CM94.33
relaxation technique (also known as relaxation training) is any method, process, procedure, or activity that helps a person to relax; to attain a state of increased calmness; or otherwise reduce levels of anxietystress or anger. Relaxation techniques are often employed as one element of a wider stress management program and can decrease muscle tension, lower the blood pressure and slow heart and breath rates, among other health benefits.[1]

Contents

 [hide]

[edit]Background

Since the 1960s, research has indicated strong correlations between chronic stress and physical and emotional health[citation needed]Meditation was among the first relaxation techniques shown to have a measurable effect on stress reduction. In the 1970s, self-help books teaching relaxation techniques began to appear on bestsellers lists. In 1975, The Relaxation Response by Harvard Medical School professor Herbert Benson, MD and Miriam Z. Klipper was published. Their book has been credited with popularizing meditation in the United States.[citation needed]
Research released in the 1980s indicated stronger ties between stress and health and showed benefits from a wider range of relaxation techniques than had been previously known. This research received national media attention, including a New York Times article in 1986[1] Conventional medical philosophy adopted the concept and its early 21st century practitioners recommend using relaxation techniques to improve patient outcomes in many situations.[citation needed] Relaxation techniques are also a mainstay of complementary and alternative medicine (CAM).

[edit]Uses

People use relaxation techniques for the following reasons, among others:

[edit]Techniques

Various techniques are used by individuals to improve their state of relaxation. Some of the methods are performed alone; some require the help of another person (often a trained professional); some involve movement, some focus on stillness; while other methods involve different elements.
Certain relaxation techniques known as "formal and passive relaxation exercises" are generally performed while sitting or lying quietly, with minimal movement and involve "a degree of withdrawal".[2] These include:
Movement-based relaxation methods incorporate exercise such as walkinggardeningyogaTai chiQigong, and more. Some forms of bodywork are helpful in promoting a state of increased relaxation. Examples include massageacupuncture, the Feldenkrais Methodreflexology and self-regulation.
Some relaxation methods can also be used during other activities, for example, autosuggestion and prayer. At least one study has suggested that listening to certain types of music, particularly New Age music and classical music, can increase feelings associated with relaxation, such as peacefulness and a sense of ease.[3] Some find humour to be helpful.[citation needed]
A technique growing in popularity is flotation therapy, which is the use of a float tank in which a solution of Epsom salt is kept at skin temperature to provide effortless floating. Research in USA and Sweden has demonstrated a powerful and profound relaxation after twenty minutes. In some cases, floating may reduce pain and stress and has been shown to releaseendorphins.

[edit]See also

[edit]References

  1. a b Relaxation: surprising benefits detected by Daniel Goleman, The New York Times, May 13, 1986, retrieved May 23, 2006.
  2. ^ Lehrer, Paul M.; David H. (FRW) Barlow, Robert L. Woolfolk, Wesley E. Sime (2007). Principles and Practice of Stress Management, Third Edition. p. 38. ISBN 159385000X.
  3. ^ Lehrer, Paul M.; David H. (FRW) Barlow, Robert L. Woolfolk, Wesley E. Sime (2007). Principles and Practice of Stress Management, Third Edition. pp. 46–47. ISBN 159385000X.

MASA DEMI MASA KINI...







Sajak : Masa demi masa Masa Kini

 Masa demi masa Masa demi masa kini
 Aku berlengging tidak berbaju 
berkain pelikat usang
 sekotak mancis di buntilan kainku
kubakar sampah sebentar lagi 

Masa demi masa kini 
Aku berseragam hijau beropi hijau bintang tiga
Aku bukan 'ahli' bintang tiga
tapi aku orang Bintang Tiga
 Kerana tugasku, mencantas leher-leher ...  Bintang Tiga 
Masa demi masa kini 
aku berceloreng hijau
 Melihat ketenangan 
Melihat Keamanan 
Melihat Kedamaian 

Masa demi masa kini 
Aku berjubah putih 
Kuuntai  tasbih  satu ... demi satu ... 
Kusebut namaNya satu per satu 
tasbih kugenggam !
kujulang ke udara ! 
dengan kalimah LAILA HA ILALLAH MUHAMMADAR RASULU LLAH ! 

Kita ...  Menang ! 



Isnin, 18 Mac 2019

BERKONGSI KISAH BENAR





Di dunia ini,


      Tidak ramai orang suka berkongsi kisah peribadi. Sesetengahnya merasa malu untuk berkongsi namun masih ada yang sedia menceritakannya demi kebaikan diri dan orang lain. Kebaikan diri : Fokus lebih jelas dengan tindakan berikutnya agar jadi lebih baik. Orang lain: Mendapat pelajaran yang baik untuk dijadikan ikhtibar.


      Maka dengan ini, lahirlah sebuah coretan unik kisah benar sekumpulan remaja yang bersedia berkongsi kisahnya dalam buku berjudul RANJAU, LIKU & PELANGI.

      Anda ingin tahu apakah ranjau dan liku yang mereka lalui? Anda boleh dapatkannya .




Siapa yang patut memiliki buku ini?

1.  Para remaja yang sukakan kisah-kisah/ cerita remaja.
2.  Ibu bapa : Satu kaedah mengenali, memahami dan mendekati jiwa remaja.
3.  Para guru : Memahami, mengenali pola tingkah laku remaja.
4.  Para pensyarah : Mengenali, memahami pola jiwa remaja.
5.  Para kaunselor : Mempelajari variasi cara pemikiran, emosi dan tingkah-laku remaja.
6.  Pengamal Kaunseling : Mengenal pasti teknik, pendekatan, kaedah, teori yang sesuai 
     digunakan sesuai dengan isu yang diutarakan oleh penulis.
7.  Para terapis : Mengenalpasti kepelbagaian pola tingkah laku , jiwa dan pola pemikiran remaja.


Nilai buku ini tentu mahal kerana ia KISAH BENAR diri penulisnya.  Namun harganya amat berpatutan untuk anda memilikinya.


RANJAU, LIKU & PELANGI

Assalamualaikum wbk & Salam sejahtera

Kepada peminat kisah remaja, kini telah terbit sebuah buku berjudul  'RANJAU, LIKU & PELANGI' 

KISAH BENAR yang memaparkan liku-liku perjalanan hidup mereka.Bagaimanakah mereka menghadapi ranjau penuh liku pada zaman mereka sehingga mampu meraih pelangi kemudiannya?

RANJAU, LIKU & PELANGI

Harganya    rm20.00 sahaja
Belanja Pos rm8.00 sahaja
Belanja pos percuma : Belian 5 buku ke atas.

Bayaran boleh dibuat ke akaun:
CIMB : 8602806109
Saifullazeen Training & Consultacy

😊Terima kasih 😊

Anda boleh whatsapp

http://www.wasap.my/+601126709127/haisayanakbuku

(Saiful Lizan)




S E L A M A T   M E N T E L A A H



Jumaat, 29 Januari 2016

PSIKOLOGI CINTA

Cinta Menurut Psikologi, Psikologi Zone – Bila Anda ingin tahu apa itu cinta dari segi psikologi, maka Anda berada di tempat yang tepat. Sebagian dari Anda bisa saja memiliki pemaknaan tersendiri tentang cinta, namun cinta dalam psikologi akan lebih membantu Anda dalam memahami cinta secara lengkap.
Triangular Theory of Love adalah sebuah teori yang membahas makna, aspek dan jenis-jenis cinta. Teori ini dikemukakan oleh Sternberg dalam jurnal Psychological Review yang berjudul “A triangular theory of love” pada tahun 1986.
Cinta, menurut Teori Segitiga Sternberg, terdiri dari tiga aspek: keintiman, gairah, dan komitmen. Cinta yang sempurna adalah cinta yang memenuhi dari ketiga aspek tersebut. Berikut adalah penjelasan dari masing-masing aspek.
Gairah (passion) cenderung terjadi pada awal hubungan, relatif cepat dan kemudian beralih pada tingkat yang stabil sebagai hasil pembiasaan.
Keintiman (intimacy) relatif lebih lambat dan kemudian secara bertahap bermanifestasi sebagai meningkatkan ikatan interpersonal. Perubahan keadaan dapat mengaktifkan keintiman, yang dapat menyebabkan intimacy menurun atau justru semakin naik.
Komitmen (commitment) meningkat relatif lambat pada awalnya, kemudian berjalan cepat, dan secara bertahap akan menetap. Ketika hubungan gagal, tingkat komitmen biasanya menurun secara bertahap dan hilang.
Berdasarkan ketiga aspek tersebut, ternyata tidak semua orang memenuhi syarat sebuah cinta yang sempurna. Bisa saja mereka hanya memenuhi satu atau dua dari tiga aspek tersebut. Bagaimana bila hanya terpenuhi satu atau dua aspek? Stenberg membagi cinta dalam beberapa jenis berdasarkan aspek mana yang terpenuhi. Berikut adalah jenis cinta atau tipe cinta yang dikemukakan oleh Stenberg.
1. Menyukai (Liking) dalam hal ini tidak diartikan dengan sepele. Sternberg mengatakan bahwa
menyukai dalam hal ini adalah ciri persahabatan sejati, di mana seseorang merasakan keterikatan, kehangatan, dan kedekatan dengan yang lain tetapi tidak intens dalam hal gairah atau komitmen jangka panjang. Syarat adanya sifat menyukai adalah terpenuhinya intimacy.
2. Cinta gila (Infatuated love) sering dirasakan sebagai “cinta pada pandangan pertama.” Tapi tanpa aspek keintiman dan komitmen pada cinta, cinta gila mungkin akan menghilang tiba-tiba. Syarat adanya cinta gila adalah munculnya intimacy dan commitment.
3. Cinta kosong (Empty love). Kadang-kadang, cinta muncul tanpa ada perasaan keintiman dan gairah dan itu disebut dengan cinta kosong. Tipe cinta ini hanya ada perasaan untuk berkomitmen tanpa ada keintiman dan gairah diatara mereka. Biasanya ini muncul ketika ada budaya perjodohan dan sering diawali dengan tipe cinta kosong.
4. Cinta romantis (romantic love). Mereka yang memiliki cinta romantis akan terikat secara emosional (seperti pada nomer 1) dan adanya gairah satu sama lain. Syarat adanya cinta romantis adalah munculnya intimacy dan passion (gairah).
5. Pasangan cinta (Companionate love) sering ditemukan dalam pernikahan, di mana gairah sudah tidak nampak lagi, tetapi kasih sayang yang mendalam dan komitmen masih tetap ada. Companionate love umumnya merupakan hubungan antara Anda dengan seseorang yang hidup bersama, tetapi tanpa hasrat seksual atau fisik. Ini lebih kuat dari persahabatan karena dalam hubungan ini ada unsur komitmen. Salah satu contoh cinta yang ada dalam sebuah keluarga adalah bentuk companionate love, juga mereka yang menghabiskan banyak waktu bersama namun tidak ada hubungan seksual dan gairah disana.
6. Cinta bodoh (Fatuous love) dapat dicontohkan saat pacaran dan pernikahan dalam kerenggangan,
di mana cinta masih ada komitmen dan gairah, tanpa ada pengaruh keintiman seperti keterikatan, kehangatan, dan kedekatan.
7. Cinta yang sempurna (Consummate love) adalah bentuk lengkap dari sebuah cinta. Ini adalah tipe yang ideal dan banyak orang ingin mencapainya. Sternberg mengingatkan, mempertahankan cinta yang sempurna mungkin lebih sulit daripada mencapainya. Cinta yang sempurna mungkin tidak permanen. Misalnya, jika gairah hilang dari waktu ke waktu, mungkin berubah menjadi cinta companionate.
Keseimbangan antara tiga aspek Sternberg yaitu intimacy, passion dan commitment dalam cinta cenderung bergeser dan dinamis. Pengetahuan tentang aspek cinta dapat membantu pasangan menghindari masalah dalam hubungan mereka. Nah, anda termasuk yang mana? (mba)

Rabu, 11 Februari 2015

7 Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri

7 Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri
Oleh Taidin Suhaimin

Artikel motivasi ini memaparkan 7 langkah utama atau cara-cara bagaimana anda dapat membina atau meningkatkan tahap keyakinan diri anda.

1. Bina Prinsip
Hidup yang Mantap

Antara prinsip-prinsip hidup yang boleh anda pegang adalah: 

  • "Saya yakin saya boleh!"
  • "Dapat mencapainya kerana kemahuan tahap gaban."
  • "Yakin kerana cemerlang persiapan!"


Prinsip-prinsip atau moto-moto tersebut kesemuanya bertujuan  untuk meningkatkan semangat dan keyakinan diri anda agar anda menjadi lebih berani menghadapi cabaran-cabaran hidup dalam mencapai kejayaan. Lebih mantap prinsip atau moto hidup yang anda pegangi, lebih yakinlah anda melangsungkan kehidupan anda.


Oleh itu, binalah prinsip-prinsip hidup yang positif lagi mantap untuk menyuburkan keyakinan diri anda agar anda akan lebih berjaya dalam kehidupan anda.


2. Tetapkan Matlamat Hidup


Matlamat-matlamat hidup yang jelas dan mantap adalah antara sumber-sumber utama kepada pembinaan hala tuju dan peningkatan serta pemantapan keyakinan diri seseorang. Seseorang yang tidak mempunyai matlamat hidup yang jelas dan mantap adalah seolah-seolah meniti kehidupannya dalam keadaan samar yang tidak pasti akan ke mana arah dan tujuan kehidupannya.


Oleh itu, tetapkanlah matlamat hidup anda sejelas yang mungkin agar anda akan dapat meniti kehidupan anda dengan lebih baik dan teratur.

Dengan mempunyai hala tuju serta matlamat hidup yang jelas, anda akan menjadi lebih fokus, lebih yakin dan lebih berjaya dalam mencapai kejayaan hidup - dunia serta akhirat.




3. Bina Pelan Tindakan Mencapai Matlamat



Mempunyai matlamat-matlamat yang jelas memang amat penting untuk memperteguhkan keyakinan diri. Namun, tanpa perancangan atau pelan tindakan untuk mencapai kejayaan, sesuatu matlamat hanya akan menjadi angan-angan.

Dengan mempunyai pelan tindakan jitu,  keyakinan diri anda akan menjadi lebih mantap. Ianya pula akan membolehkan anda mencapai matlamat-matlamat yang anda telah tetapkan dengan   lebih awal.


4. Tingkatkan Ilmu Pengetahuan


Ilmu pengetahuan adalah antara sumber-sumber utama kepada pembangunan diri seseorang.  Semakin tinggi atau semakin banyak ilmu pengetahuan yang seseorang miliki, bukan sahaja nilai seseorang itu akan semakin tinggi tetapi juga akan dengan sendirinya meningkatkan keyakinan dirinya. Jika anda mempunyai tahap imu pengetahuan yang tinggi tentang selok-belok pekerjaan anda, sudah pastilah anda akan bertambah yakin diri serta lebih kompeten melaksanakan tugas-tugas anda.


Oleh itu, dengan sentiasa meningkatkan tahap ilmu pengetahuan khususnya dalam perkara-perkara yang anda perlu ketahui atau kuasai, anda dengan sendirinya melakukan sesuatu yang mengarah kepada peningkatan  kemampuan dan keyakinan diri anda.

Membaca buku-buku, menghadiri kursus-kursus atau seminar-seminar, bercambah idea-idea dengan rakan-rakan serta membuat lawatan ke tempat-tempat menarik adalah antara langkah-langkah cemerlang yang anda boleh lakukan untuk memperkayakan ilmu pengetahuan anda.

5. Tingkatkan Kemahiran-Kemahiran


Kemahiran-kemahiran adalah antara sumber-sumber utama kepada  pembangunan diri seseorang. Semakin tinggi atau banyak kemahiran yang anda miliki, semakin meningkatlah keyakinan diri anda.

Seseorang yang tidak mempunyai kemahiran yang mencukupi, sudah pasti akan kurang, malah mungkin tidak yakin atau tidak mampu melaksanakan dengan cemerlang sesuatu tugas yang dimanahkan kepadanya.

Tidak mempunyai kemahiran yang mencukupi dalam bidang pengucapan awam misalnya adalah salah satu sebab mengapa seseorang tidak yakin berucap di hadapan audiens.  Antara cara berkesan yang perlu dilakukan untuk mengatasi ketidakyakinan sebegini ialah dengan mempelajari secara serius setiap aspek pengucapan awam sehinggalah kemahiran pengucapan awam itu menjadi sebati dalam diri kita.



6. Tingkatkan Kualiti Kesihatan Diri

Kesihatan diri amat mempengaruhi keyakinan diri seseorang. Jika kesihatan diri kita kurang baik, badan kita akan menjadi lemah;  fikiran akan turut menjadi kusut. Ini akan menjejaskan keyakinan diri kita. Jika kesihatan diri kita baik, badan serta minda menjadi cergas dan cerdas. Ini akan menjadikan kita lebih bermaya dan lebih berkeyakinan diri.



Oleh itu, usaha menjaga dan memastikan tahap kesihatan diri kita agar sentiasa dalam keadaan cemerlang adalah seiring dengan usaha memantapkan keyakinan diri sendiri. 

Membina tabiat berfikiran positif, menjaga kualiti pemakanan, tidur secukupnya / rehat (7-9) jam sehari serta mengamalkan pergerakan fizikal / senaman setiap hari (5 minit - 2 Jam) serta mendapat rawatan yang sewajarnya dari pakar-pakar perubatan apabila diperlukan adalah antara perkara-perkara yang harus kita amalkan untuk memastikan tahap kesihatan dan kesejahteraan diri kita sentiasa dalam keadaan terbaik. 

7. Tingkatkan Kualiti Penampilan Diri

Apa pun juga keadaan fizikal diri anda, jika anda sentiasa bersyukur dan berfikiran positif serta menjaga penampilan diri dari dalaman serta pada luaran, anda akan tetap merasa diri anda amat bernilai.

Dengan sentiasa bersyukur dan berfikiran positif, anda akan lebih menghargai dan menyayangi diri anda serta juga orang lain. Dan, sudah pastilah juga anda akan lebih yakin diri apabila anda dapat membina dan menampilkan imej terbaik diri anda.

Menjaga dan mencemerlangkan ketrampilan diri anda bererti juga anda menjaga kesihatan, kebersihan, kekemasan diri, kebersihan dan kekemasan tempat kerja anda, rumah anda, kenderaan anda dan sebagainya.

Kesimpulan

Keyakinan diri adalah berpaksi dalam diri anda. Anda perlu  menjananya. Ia perlu disuburkan. Anda perlu yakin pada diri sendiri dahulu sebelum mendapat keyakinan orang lain terhadap diri anda. Ingatlah bahawa anda adalah peneraju kejayaan diri anda sendiri.

Kalau anda fikir anda boleh, anda memang sebenarnya BOLEH!

Keyakinan yang meningkat pada diri anda akan membuatkan anda lebih berkebolehan untuk meningkatkan lagi tahap pencapaian dan kejayaan anda.

Keyakinan Diri, Meningkatkan Keyakinan Diri, Membina Keyakinan Diri, Motivasi Keyakinan Diri, Motivasi Untuk Keyakinan Diri, Motivasi Meningkatkan Keyakinan Diri, Cara Meningkatkan Keyakinan Diri, Tips Keyakinan Diri, Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri, Yakin Diri, Taidin Suhaimin
Keyakinan Diri, Meningkatkan Keyakinan Diri, Membina Keyakinan Diri, Motivasi Keyakinan Diri, Motivasi Untuk Keyakinan Diri, Motivasi Meningkatkan Keyakinan Diri, Cara Meningkatkan Keyakinan Diri, Tips Keyakinan Diri, Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri, Yakin Diri, Taidin Suhaimin
Keyakinan Diri, Meningkatkan Keyakinan Diri, Membina Keyakinan Diri, Motivasi Keyakinan Diri, Motivasi Untuk Keyakinan Diri, Motivasi Meningkatkan Keyakinan Diri, Cara Meningkatkan Keyakinan Diri, Tips Keyakinan Diri, Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri, Yakin Diri, Taidin Suhaimin






























Keyakinan Diri, Meningkatkan Keyakinan Diri, Membina Keyakinan Diri, Motivasi Keyakinan Diri, Motivasi Untuk Keyakinan Diri, Motivasi Meningkatkan Keyakinan Diri, Cara Meningkatkan Keyakinan Diri, Tips Keyakinan Diri, Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri, Yakin Diri, Taidin Suhaimin




Keyakinan Diri, Meningkatkan Keyakinan Diri, Membina Keyakinan Diri, Motivasi Keyakinan Diri, Motivasi Untuk Keyakinan Diri, Motivasi Meningkatkan Keyakinan Diri, Cara Meningkatkan Keyakinan Diri, Tips Keyakinan Diri, Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri, Yakin Diri, Taidin Suhaimin
Keyakinan Diri, Meningkatkan Keyakinan Diri, Membina Keyakinan Diri, Motivasi Keyakinan Diri, Motivasi Untuk Keyakinan Diri, Motivasi Meningkatkan Keyakinan Diri, Cara Meningkatkan Keyakinan Diri, Tips Keyakinan Diri, Langkah Meningkatkan Keyakinan Diri, Yakin Diri, Taidin Suhaimin